Tampilkan postingan dengan label oi bento house. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oi bento house. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2008

”Nyadran Korban Kerusuhan Mei 1998”

Kamis, 21 September 2006, jam 16.00 - 17.00 di Makam Purwoloyo Solo. Tigapuluhan warga Solo dari berbagai elemen masyarakat hadir nyadran ke makam korban kerusuhan Mei 1998 yang tidak jelas identitasnya. Maksud memohonkan ampun agar arwah mereka dapat diterima di sisi Tuhan.

Unjuk doa dipandu ustadz masjid Nurrohman al Hidayah Kadipiro Alfan Murtasyid dihadiri pelajar SMA St Yosef, warga OI Bento House, Keluarga NU Solo, PKB, Pasoepati Kampus. Acara berlangsung khusuk terlebih saat alunan ’gugur bunga’ oleh orkestra mini Orkestra Surakarta [Orska].

Selasa, 22 Juli 2008

“Jumpa Bintang Bola PSIS Semarang”

Rabu, 12 Juli 2006, jam 13.00 - 16.00 di Solo Grand Mall, Solo. Full team PSIS Semarang hadiri jumpa fans. Aneka hiburan mulai musik, tarian, juga dialog pemain dan fans berlangsung semarak. Tujuan al mencairkan hubungan Solo dan Semarang yang sempat retak.

Jumpa fans dipandu MC Buyung Rahmansyah. Bagi PSIS sebagai media mencari dukungan publik bola Solo. Hadir grup musik OI Bento House, Penari Bencong ’Endoh cs’. Pendukung dana manajemen PSIS Semarang.

“Pasar Gedhe Baca Puisi”

Senin, 8 Mei 2006, jam 09.00 - 12.00 di Pasar Gedhe Solo. Bekerjasama dengan Kemasindo [Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia] UNS menggelar Pasar Gedhe Baca Puisi. Dengan dukungan pula dari OI Bento House, pedagang, pengamen, tukang becak, tukang parkir rame-rame membaca puisi karya Chairil Anwar.

Baca puisi dimaksudkan untuk memperingati hari kelahiran Chairil Anwar 28 April, juga untuk menjual citra Pasar Gedhe yang makin hari makin tergerus banyaknya mall dan pusat perbelanjaan modern. Tujuan lain menghibur publik pasar.

“Kampanye Peduli Merapi - Tundukkan Kepala, Kita Berdoa untuk Merapi

Jumat, 28 April 2006, jam l3.30 - l4.30, di Bunderan Gladag Solo. Bersama Keluarga Mahasiswa Sastra Indonesia UNS [Kemasindo], Bento House menggelar kampanye Peduli Merapi. Berkostum hitam-hitam, sekitar 20an warga Solo membentangkan poster dengan materi ajakan untuk sejenak peduli ke warga sekitar Gunung Merapi yang saat ini sedang dicekam bencana besar letusan gunung Merapi.