Tampilkan postingan dengan label hari ibu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hari ibu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Juli 2008

”Bunda Menari Hari Ibu”

Jumat, 22 Desember 2006, jam 13.00 - 14.00, di Bangjo Ngapeman Solo. Banyak cara untuk merayakan peringatan Hari Ibu. Lima ibu yang tergabung dalam klub teater-tari Sahita turun ke jalan aspal, tepatnya di lintasan zebra cross untuk menari saat lampu merah menyala selama 30 detik. Pentas mereka berkali-kali mengikuti ’perintah’ lampu.

Mereka berharap menjemput publik untuk mengenalkan lebih dekat dengan kesenian tari. Uniknya mereka berlima bukan berkostum yang glamour, dandan menor bak artis, melainkan justru di-make down dengan busana tradisi Jawa, lurik, tampak tua dan lebih ndeso. Memang itulah trade-mark mereka.

“Sambut Hari Ibu, Anak TK Menyerbu Pasar Gede”

Kamis, 21 Desember 2006, jam 09.00 - 10.00 di Pasar Gede Solo. Sekitar 75an siswa TK Primagama Solo menyerbu Pasar Gede. Mereka bukannya berbelanja, melainkan bersilaturahmi dengan para simbok-simbok bakul, kuli gendong untuk menebar simpati dan empati.

Mereka selain bersalaman, bertegur sapa, membagi bunga, juga bernyanyi dengan lagu-lagu bertema sanjungan untuk Ibu. Mereka datang dengan mencarter mini bis wisata.