Rabu, 23 Juli 2008

Sambut Hari Kesetiakawanan Sosial: Anak Praktek Bajak Sawah, Empati buat Petani”

Selasa, 19 Desember 2006, jam 13.00 - 15.00 di Sawah Kadipiro Solo. Sekitar 25 anak Kadipiro terjun ke sawah. Mereka membantu petani membajak sawah sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap kehidupan petani. Sisi lain mereka juga ingin menerapkan ilmu, belajar sambil bermain.

“Kampanye Anti Narkoba: Ingat Alda, Jauhi Narkoba!”

Minggu, 17 Desember 2006, jam 13.00 - 14.00 di Bangjo Ngapeman Solo. Tiga ABG, masing-masing Lintang, Kikan dan Bintang berkampanye anti narkoba dengan memboncengi momen tewasnya Alda. Dengan membentangkan poster bergambar Alda, berteks ’Ingat Alda, Jauhi Narkoba’, juga membagi 400 selebaran anti narkoba. Misi aksi Ayo....jauhi narkoba!

“Student ’Kebaya’ Fashion on the Train”

Jumat, 15 Desember 2006, jam 08.00 - 11.00, Solo-Jogja pp. Songsong peringatan Hari Ibu, 10 peraga hasil 10 perancang busana kebaya hadir di atas kereta api Pramek jurusan Solo-Jogja PP. Mereka baik peraga maupun perancang adalah siswi SMK Negeri 4 Solo yang melakukan peragaan busana di area yang tidak biasa.

Mereka mencari terobosan sekaligus media pembelajaran untuk berani tampil beda dan percaya diri. Misi lain selain untuk menghibur dan menumbuhkan apresiasi mode kebaya, juga untuk membuktikan bahwa Solo adalah kota yang ramah, hangat yang memiliki keunikan dan keragaman.

”Anak SD Syukuran Zona Selamat Sekolah”

Kamis, l4 Desember 2006, jam 09.00 - 10, di jalan Gadjah Mada Solo. Seluruh siswa SD Negeri Madyotaman punya cara unik mensyukuri pembangunan.

Mereka duduk bersila di tengah jalan di bawah terik panas matahari melakukan syukuran. Dengan memotong tumpeng, mereka berdoa unjuk syukur pembangunan Zona Selamat Sekolah [ZoSS] yang dibangun di jalan depan sekolah mereka.

”Seni Instalasi Kampanye Antikorupsi”

Sabtu, 9 Desember 2006, jam 10.00 di Ngapeman, Jalan Slamet Riyadi Solo. Tujuh lukisan kartun karya Mayor Haristanto bergambar tikus dilindas kereta api. Tikus sebagai simbol koruptor harus enyah di bumi pertiwi ini dengan segera mungkin agar tidak menyengsarakan rakyat. Aksi teatrikal dimaksudkan untuk menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia, 9 Desember 2006.

“Art Performance Anti Smack Down Gaya Pelajar”

Minggu, 3 Desember 2006, jam 10.00 di Ngapeman, jalan Slamet Riyadi Solo. Tujuh siswa SMK Negeri 8 Solo beraksi di bangjo selatan hotel Novotel. Mereka selain menari juga menyajikan kampanye anti tayangan smack down. Kampanye menampilkan atraksi teatrikal korban smack down, juga memberi solusi - ketimbang smack down lebih baik Ayo menari.

“Binagarawan Kampanye Anti Smack Down”

Kamis, 30 Nopember 2006, di Ngapeman, jalan Slamet Riyadi Solo. Tiga binaragawan ternama kota Solo turun jalan. Mereka bukannya pamer otot dan kekuatan, melainkan kampanye anti tayangan smack down yang telah banyak mencederai anak, bahkan ada korban yang meninggal dunia. Mereka adalah binaragawan Nirwana dan Gajah Mada Barbel Club Solo.